Biaya Hidup di Kampung Inggris

2. Biaya untuk tempat tinggal (kost/camp)

Ada dua tipe tempat tinggal yang rekan-rekan bisa pilih, kost dan camp. Perbedaan mendasar keduanya adalah ada tidaknya program. Kost, tempat tinggal tanpa disertai dengan program sedangkan camp, tempat tinggal yang disertai dengan program. Program-program yang dimaksud disini adalah program-program yang dapat mendukung proses belajar yang rekan-rekan jalani. Masing-masing camp memiliki program yang bervariasi, ada yang dengan kedisiplinan tinggi memberlakukan English Area, menjadikan kebiasaan untuk selalu berbicara bahasa inggris dalam kehidupan sehari-hari, ada juga dengan program malamnya, berupa diskusi, speech, debate, games, hapalan vocabularies, dll.

Camp pada umumnya dimiliki dan dikelola langsung oleh lembaga-lembaga kursus, sehingga ada yang menjadikannya satu kesatuan yang ditawarkan sekaligus antara program kursus dengan program campnya, seperti program TOEFL Preparation di salah satu lembaga kursus, antara program belajar dan juga tempat tinggal berserta program tambahannya jadi satu paket.

Jika di tanya, mana yang lebih baik, tinggal di kost atau camp, jawabannya adalah tergantung kebutuhan dan kenyamanan masing-masing. Kost dan camp sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Tinggal di kost, rekan-rekan bisa mempunyai waktu yang lebih lapang sehingga bisa mengulang kembali materi yang sudah didapat di kursus terutama bagi yang mengambil program grammar, namun jika tidak punya kedisiplinan diri yang tinggi biasanya sering terlalaikan, waktu yang lapang tidak dimanfaatkan secara maksimal, akibatnya terbuang sia-sia.

Tinggal di camp, rekan-rekan akan disibukkan dengan program-program yang mungkin akan menyebabkan rekan-rekan mengeluh karena jadwal yang padat, namun ada banyak manfaat yang akan membantu perkembangan bahasa inggris rekan-rekan jika tinggal di camp, khususnya bagi rekan-rekan yang mengambil program speaking, waktu belajar jadi lebih maksimal, bisa konsultasi atau bertanya-tanya pada tutor camp secara langsung, bisa memperbanyak jam terbang rekan-rekan dalam mempraktikkan bahasa inggrisnya, dan sebagainya.

Lalu tentang kondisi tempat tinggal baik kost atau camp. Karena masing-masing pemilik kost dan camp menginginkan keuntungan (laba) yang maksimal tapi tetap mengikuti harga pasar menyebabkan fasilitas yang disediakan secara umum rata-rata sama, kamar dengan kapasitas lebih dari satu orang dan kamar mandi untuk bersama, sehingga bagi yang ingin tinggal sendiri dalam satu kamar, rekan-rekan harus membayar lebih, mencover biaya kamar dengan kapasitas yang seharusnya tersebut. Yang menjadi pembeda fasilitas antara satu kost/camp dengan yang lainnya adalah lebih pada lokasi dan fasilitas tambahan seperti wifi bagi para pemburu wifi, kipas angin, kompor gas, tersedia gallon (air minum) atau tidak, dll.

Saya coba share pengalaman saya dalam memilih tempat tinggal, awal mula ketika pertama kali belajar di kampung inggris, saya melalui agen Duta Pare di pilihkan kostan dekat lembaga kursus The Daffodils, karena memang waktu itu rencana belajar saya di awali dengan mengambil program speaking tapi belum berani tinggal di camp karena stigma negatif yang sempat muncul bahwa tinggal di camp mesti sudah lancar dulu bahasa inggrisnya padahal tidak juga. Tinggal di kost ini, biaya per satu bulannya 200 ribu, ada surplus konsumen sebesar 100 ribu, karena di transaksi awal dengan pihak Duta Pare, biaya kostnya 300 ribu, ternyata setelah tiba, hanya 200 ribu. Di kost ini, fasilitas yang disediakan kamar dengan kapasitas dua orang, ruang hiburan (TV) dan kamar mandi untuk bersama. Yang menjadi kekurangan dari tempat tinggal saya yang pertama ini adalah fasilitas seperti air minum tidak disediakan, jadi saya waktu itu harus beli air minum botol besar setiap 3 harinya, ini sangatlah tidak efisien.

Di bulan kedua, saya berinisiatif untuk tinggal di camp karena pertimbangan saya waktu itu, tinggal di kostan kurang mendukung perkembangan bahasa inggris saya. Pada proses pencarian camp yang cocok cukuplah sulit, cari yang kapasitas kamar dua orang, biaya yang pas di kantong, ada fasilitas air minumnya, dan fasilitas-fasilitas pendukung lainnya. Hampir semua camp setiap kamarnya kapasitas lebih dari dua orang, dan biayanya rata-rata 300 ribu ke atas. Sulit memang, tapi alhamdulillah saya berhasil menemukan yang sesuai keinginan saya dan bahkan lebih dari ekspektasi awal.

Camp Az Zahroh PareCamp Az-Zahroh, yah camp ini yang menjadi pilihan saya waktu itu, memang secara program sangat terbatas, hanya di waktu magrib sampai dengan isya, tapi fasilitas lainnya, rasa-rasanya lebih dari biaya yang di bayarkan, kamar dengan kapasitas dua orang, kasur busa dan ada lemari pakaian, fasilitas seperti kompor gas dan galon tersedia, sehingga bisa menghemat biaya konsumsi dengan masak sendiri, tidak makan di warung makan, lokasinya tepat di samping musholla sehingga sholat 5 waktu bisa berjamaah, dan yang teranyar dari semua fasilitas itu adalah tersedianya wifi, wifi sangatlah membantu dalam proses belajar dan urusan organisasi yang saya ikuti. Dengan wifi, saya bisa nonton siaran langsung TV berita online al Jazeera sembari melatih kemampuan listening, kirim-kirim berkas, browsing info-info beasiswa, dll.

Satu hal lainnya yang menjadi alasan mendasar mengapa saya memilih tetap tinggal di camp ini sampai berakhirnya kegiatan belajar saya yang karenanya saya sempat di anggap aneh karena jarak tempat kursus saya waktu itu, di elfast, dengan tempat tinggal cukuplah berjauhan, dari ujung ke ujung. Itu semua karena hubungan baik dengan pemilik campnya yaitu Pakde Cholid, perasaan nyaman akan ketulusan hatinya. Saya tidak akan bisa melupakan semua kebaikannya. Keikhlasan beliau kehilangan opportunity cost berupa keuntungan yang lebih besar jika ia mau memasang tarif kost yang lebih tinggi, kebaikannya yang rela mengantar jika ada yang sakit seperti saya waktu itu yang sakit gigi, dan bahkan mengantar yang mau pindah ke camp lainnya, dan itu semua tidak diminta balas jasa alias gratis. Terakhir ketika saya mau pindah ke Bendo, dengan jumlah barang pindahan yang cukup banyak ; 4 kardus, 3 tas dan satu buah sepeda, dan jarak pindahan yang lumayan jauh, beliau dengan rela hati mengantarkan saya. Semoga Allah membalas jasa baikmu Pakde. Aamiin

Mungkin rekan-rekan khusus yang laki-laki, ingin datang ke pare, camp az-zahroh bisa dijadikan salah satu alternatif. Rekan-rekan bisa hubungi langsung Pakdenya di nomor ini 0813-5972-8106 atau datang langsung buat cek kondisi campnya, di jalan Lamtana depan pemancingan dekat lembaga kursus The Daffodils. Jika bertemu Pakde nya, titip salam ya.Bersama Pakde Cholid

Saya tinggal di camp az Zahroh ini untuk biaya kost Rp200.000,-, biaya program Rp25.000,- dan wifi Rp25.000,-, jadi total keseluruhan untuk tempat tinggal ini adalah Rp250.000,- per bulannya.

Jadi untuk biaya tempat tinggal, ini tergantung tipe tempat tinggal mana yang rekan-rekan pilih, kost atau camp. Untuk kost berkisar antara 200-400 ribu, sedangkan camp jika termasuk program kursus yang rekan-rekan ambil berkisar antara 300-700 ribu. Namun untuk pembuatan anggaran, kita ambil biaya rata-rata untuk kost maupun camp yaitu 300-400ribu.

2. Biaya Tempat Tinggal (kost/camp)   Rp300.000-400.000,-

Pages : 1 2 3 4 5 6 7 8

One thought on “Biaya Hidup di Kampung Inggris

  1. liburan sudah dekat tapi belum punya rencana…?
    mau belajar bahasa Inggris sambil liburan ?
    yuk ke Elfast Kampung Inggris tersedia berbagai Program pembelajaran bahasa Inggris : Speaking, Grammar,Translation,Writing, Pre TOEFL ITP, TOEFL ITP, TOEFL IBT, IELTS, TOEFL camp dan Camp Reguler
    Info Lebih lanjut :
    http://www.elfast-pare.com
    Jln Kemuning Tulungrejo Kampung Inggris Pare Kediri
    0354 3999844

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s