The Most Valuable Certificate Ever

Sepertinya judulnya terlalu berlebihan tapi ini memang saya sengaja, ini sebagai ungkapan kegembiraan. Memang jika di ukur dari kertas, nilainya tidak seberapa, pun kegunaannya jika di bandingkan juga masih bernilai sertifikat lainnya. Saya mengatakan bahwa sertifikat ini yang paling bernilai karena dua hal yaitu usaha untuk mendapatkannya dan hasil yang saya dapatkan dari proses belajar yangmana telah memutus ketidaktahuan saya selama ini tentang bahasa inggris dan ketidaktuntasan 16 tenses yang saya pelajari mulai dari SMP sampai tamat kuliah.

Saya secara pribadi mengucapkan banyak terima kasih kepada teachers saya di lembaga kursus Elfast dan mendoakan amal jariyah bagi kalian, Mr. Aziz, Miss Ratna dan Miss Hadna (teacher di kelas BP1) dan Mr. Son, Miss Santi, Mr. Andri (teacher di kelas BP2, Translation dan Writing). Saya mengharapkan keridoan dari kalian, mudah-mudahan dengan itu, ilmu yang telah saya terima menjadi berkah dan bisa saya manfaatkan dengan sebaik-baiknya.

IMG_1100

Ini adalah setrifikat BP 1 dan BP 2. Beberapa waktu yang lalu ketika saya lulus ujian kelas BP1 dan BP2, saya update status di BBM, dan tiba-tiba langsung banyak yang nginbox, bertanya “apa itu BP1?” dan saat itu saya pending untuk menjawabnya dan menjanjikan untuk menjawabnya melalui tulisan di blog ini.

Jadi, BP1 dan BP2 itu adalah nama program di lembaga kursus Elfast pare-kediri. BP1 akronim dari Basic Program 1, ini merupakan level dasar untuk program grammar. Jadi di elfast itu sudah di susun secara sistematis dan berkesinambungan program grammarnya, ini yang menjadi faktor mengapa saya tidak mengambil program grammar di lembaga kursus lainnya, khawatir tidak maksimal karena harus beradaptasi dengan kurikulum yang berbeda. Di Elfast sistematika dan kurikulumnya, saya katakan bagus dan komprehensip dan saya tidak bisa mengatakan bahwa ini yang paling bagus karena saya tidak pernah mencoba lembaga kursus lainnya. Tapi dari keseluruhan program grammar yang telah saya ikuti di Elfast ini, secara sadar telah berdampak besar pada kemampuan bahasa inggris saya, mulai dari kemampuan memahami bacaan sekelas American Story, lalu kemampuan mendengar, serta yang terpenting adalah kemampuan menulis saya.

Untuk menguasai grammar dengan baik, kita bisa mengikuti program belajar mulai dari level dasar terlebih dahulu, Basic Program 1 (BP1) selama satu bulan, lalu di lanjutkan bulan-bulan selanjutnya dengan program lanjutannya, Basic Program 2 (BP2), Transalation dan Writing masing-masing waktunya satu bulan.

Pada level dasar BP1 ini, materi yang di pelajari itu di antaranya; menuntaskan pemahaman dan penguasaan 16 tenses (aktif-pasiv), modal, direct-indirect speech, part of speech (POS), question taq dan word, etc. Semua materi ini menjadi pondasi dasar untuk melanjutkan pada program selanjutnya. Sangat di sarankan bagi yang berminat untuk memulai dari level dasar ini, demi memaksimalkan waktu belajar, karena kebanyakan dari teman-teman yang saya temuin yang memulai dari level atas itu justru di bulan selanjutnya turun ke level dasar lagi, sangat sayang kan waktunya jika harus kembali dari dasar lagi. Dan memang saya akui ini sebagai kesalahan jika memulai dari atas karena kurikulum yang di susun secara sistematis tadi mengharuskan siswa yang belajar disana untuk belajar secara bertahap.

Sebagai contoh, misal untuk istilah saja, jika kita langsung ambil kelas Writing tanpa mengambil kelas BP1 dulu, ketika di kelas teacher nya menyebut istilah Seven Summaries, kita akan kebingungan apa yang di maksud dengan seven summaries itu, padahal satu istilah itu mengandung materi sampai 5 kali pertemuan lebih untuk mempelajarinya dan itu materi di kelas BP1.

ElfastSelain sistematika kurikulum belajarnya, ada satu hal menarik yang menurut saya menjadi pembeda dari kursus lainnya, yakni sistem ujian dan sertifikatnya. Ini yang menjadi inti pembicaraan saya pada tulisan ini.

Jika di lembaga kursus lain, kita bisa dapatkan sertifikat dengan hanya membayar uang pembuatan sertifikat sebesar 15 ribu tanpa harus lulus ujian terlebih dahulu. Tapi di elfast, khusus untuk program grammar, wajib hukumnya untuk lulus terlebih dahulu, baru bisa cetak sertifikat.

Dan untuk lulus, ini bukan perkara mudah dan tidak juga sulit, maksudnya, untuk lulus itu sangat objektif. Ujian yang telah di setting di lembaga ini mampu menyeleksi mana siswa yang benar-benar memahami dan menguasai dan mana yang tidak. Sehingga jika kita paham dan menguasai, maka dengan mudah ujian-ujian itu di lalui, tapi jika masih belum paham, maka kita belum layak untuk dapatkan sertifikat tersebut.

Di elfast, untuk program BP1, ujiannya terdiri dari 3 tahap; pertama ujian multiple choices, kedua ujian Writing; Seven Summaries, dan yang ketiga ujian Modals. Ujian pertama, multiple choices, aturan mainnya adalah kita mengerjakan 75 soal pilihan ganda dan tidak boleh salah lebih dari 20. Jika lebih dari itu, maka harus mengulang kembali. Dan kabar baiknya untuk mengulang setiap ujian, kita tidak perlu membayar, kita bisa ujian setiap hari (kecuali sabtu-ahad karena office libur) sampai lulus tanpa harus membayar, semuanya free untuk ujian ini. Dan ini menurut saya yang menjadi keunggulan dari Elfast, dengan sistem seperti ini, siswa-siswanya di beri kesempatan untuk latihan terus menerus sampai benar-benar layak untuk lulus. Alhamdulillah untuk ujian tahap pertama ini saya tidak harus mengulang karena pada ujian pertama saya sudah langsung lulus, saat itu saya cuman salah 10.

Lalu ujian kedua, writing: seven summaries. Pada ujian ini, lembar soal memberikan clue berupa 10 sampai 13 jenis tenses berbeda dan siswa di minta untuk mengarang sebuah cerita dari serangkaian tenses tersebut, dan aturan mainnya, ini yang sangat menantang, tidak boleh salah satu pun, bahkan tanda bacanya. Keren kan! Ini contoh lembar soal ujian kedua, writing : seven summaries.

Ujian Kedua BP1

Saya sempat terhenti lama pada ujian ini, saya sampai harus mengulang 12 kali untuk ujian ini, dan pada ujian ini ada banyak cerita yang terjadi. Mulai dari officer yang sampai bosan melihat dan mengoreksi lembar jawaban saya, saya di bilangin jadi penghuni tetapnya elfast karena keseringan duduk di ruang ordinary buat ujian, tapi bagi saya itu tidak masalah karena saya punya motivasi besar untuk menaklukkan semua ujian ini, berapa kali pun harus mengulang, dalam hati saya selalu mengatakan, “jika ini saja tidak bisa saya taklukkan bagaimana mungkin saya layak duduk sebagai seorang menteri atau jadi pembesar di negeri ini…ho”

Dari dua belas kali mengulang ujian ini setidaknya ada 12 cerita yang saya karang, mulai dari cerita pribadi saya yang bercita-cita menguasai 3 bahasa (English, Arabic, dan Turkey), melanjutkan studi ke luar negeri, lalu cerita orang-orang spesial, ada Rido Aprianda, adik tingkat saya yang berangkat ke jepang, ada juga orang yang saya kagumi dan dianya baca langsung cerita yang saya karang..ha, mungkin dia gak sadar kalau itu bercerita tentang dia, lalu pemain bulu tangkis, susi susanti, dan yang terakhir dan yang justru menentukan kelulusan saya justru cerita tentang seorang pemburu harta karun yang bisa berdialog dengan binatang, semacam fabel.

Dari ujian-ujian ini, saya mendapatkan banyak ilmu yang tidak tidak didapat di kelas, dan ujian-ujian ini telah menerapi kemampuan saya, kesalahan-kesalahan saya dalam penulisan satu per satu hilang melalui ujian ini, dan aplikasi dari ilmu yang telah di pelajari terpenuhi melalui ujian-ujian ini.

Dan, Ujian yang ketiga yaitu ujian Modals. Ujian ini lebih simple dari ujian yang kedua karena tidak mengharuskan siswa untuk berimajinasi mengarang cerita, cukup dengan pemahaman dan ingat rumusnya, in sya Allah lulus.

Ujian ini merupakan aplikasi penggunaan Modal, dan yang berbeda dari modal yang selama di SMA saya pelajari adalah pemahaman tentang makna dan pengunaannya berdasarkan tenses. Soalnya berupa satu kalimat sederhana seperti : He sleeps/ she writes, lalu di bawahnya ada 10 sampai 13 jenis modal dan tenses yang berbeda, misalnya modal yang di tambahkan berupa Can dan tensesnya simple past, maka jawabannya jadi : He could sleep.

Untuk syarat lulusnya, sama seperti ujian kedua, tidak boleh salah satu pun, tapi berbeda dalam hal pengerjaan, di ujian kedua kita boleh membuka kamus dan catatan tapi di ujian ketiga ini kita tidak boleh membuka catatan ataupun kamus. Untuk ujian ketiga ini, alhamdulillah saya hanya mengulang sampai 5 kali.

Itulah proses yang telah saya lalui untuk dapatkan sertifikat ini yang oleh karena perjuangan untuk dapat sertifikat ini menurut saya cukup menantang, saya mengatakan bahwa ini menjadi sertifikat yang sangat bernilai untuk saat ini. Sekian!

Thank You Very Much
One step closer to Study in Turkey, 15th Feb 2015

4 thoughts on “The Most Valuable Certificate Ever

  1. Assalamualaikum…
    hanya bisa berkata WOOOWWW apa yang dirimu tulis, yang terpenying kami ucapakan terima kasih yang sebesar2nya atas kepercayaannya kepada kami, semoga Febri bisa meangkai mimpi mimpi kecilnya menjadi sebuah mimpi besar Febri.. selamat berjuang Ya Akhi….

  2. membaca ini mengingatkan saya masa2 belajar di elfast dulu,,kebetulan juga belajar sama ms ratna dan mr.aziz..

  3. liburan sudah dekat tapi belum punya rencana…?
    mau belajar bahasa Inggris sambil liburan ?
    yuk ke Elfast Kampung Inggris tersedia berbagai Program pembelajaran bahasa Inggris : Speaking, Grammar,Translation,Writing, Pre TOEFL ITP, TOEFL ITP, TOEFL IBT, IELTS, TOEFL camp dan Camp Reguler
    Info Lebih lanjut :
    http://www.elfast-pare.com
    Jln Kemuning Tulungrejo Kampung Inggris Pare Kediri
    0354 3999844

  4. Bisa terlihat dari cara penulisanmu di tulisan ini; rapih, sistematis, tanda baca tepat, dan yang terpenting enak dibaca. Hhe, kebetulan lagi mau memperdalam lagi mengenai grammar di sana, baru mau daftar untuk tahun depan. Awalnya ingin langsung mengambil level atas, karena selama ini merasa gak ada masalah untuk membaca, mendengar, atau menulis dalam bahasa Inggris (walaupun grammarnya pasti banyak yang salah hhehe) tapi setelah baca tulisan ini jadi ingin ngambil dari dasar lagi aja. Terima kasih ya sudah share pengalaman🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s