Siapa Aku, Untuk Apa Aku Hidup dan Apa yang Allah inginkan terhadapku?

Febri FransiskaKadang ku bertanya, kenapa ku di lahirkan pada tanggal dimana orang Indonesia memperingatinya sebagai “HARI KEBANGKITAN NASIONAL”? lalu, dalam perjalanan hidup, aku sering bertemu dengan angka 78, angka yang bersanding di dalam aktivitas kehidupanku, bila dikaitkan dengan Al-Qur’an angka 78 adalah surah An-Naba’ yang artinya Berita Besar.

Apa hikmah semua ini? Adakah hal ini hanya kebetulan saja? atau aku hanya mencoba mengkait-kaitkan sehingga seperti ramalan-ramalan para dukun yang lebih dekat dengan ke-syirikan.

lalu bagaimana kaitannya dengan Ayat Al-Qur’an dalam surah Al-Mukminun yang artinya, “Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak di kembalikan kepada Kami? Maka Mahatinggi Allah, Raja Yang Sebenarnya; Tidak ada Tuhan (yang berhak di sembah) selain Dia, Tuhan (Yang mempunyai) ‘Arsy yang mulia.” (QS. Al-Mukminun : 115-116)

Coba perhatikan kata-kata “Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja)” yangmana menurut Fathi Yakan dalam bukunya Komitmen Muslim Sejati bahwa Al-Khaliq (Sang Maha Pencipta) tidak menciptakan alam semesta ini secara sia-sia, karena tidak mungkin terjadi Dzat yang menyandang sifat kesempurnaan itu berbuat sia-sia dalam apa yang diciptakan-Nya.

Bila Allah menciptakan segala sesuatu itu tidak secara sia-sia, maka kelahiranku di tanggal 20 mei pasti terdapat hikmahnya begitupun angka 78 yang sering kutemui dalam aktivitas kehidupan.

Mencoba menerka-nerka itulah bentuk kelemahan manusia di bandingkan Dzat yang Maha Sempurna, dan cara menerka yang terbaik bagiku adalah mengkaitkan dengan Dzat yang Maha Sempurna itu yakni melalui Al-Qur’an, ya..melalui Al-Qur’an, aku ingin tahu apa kata Al-Qur’an tentang angka ini, dengan penuh harap, ini akan mengungkap Siapa Aku, Untuk Apa Aku Hidup dan Apa yang Dzat yang Maha Sempurna inginkan terhadap ku?

1. Angka 20 dalam Al-Qur’an itu adalah surah Thaha. Surah dimana Sang Khalifah Umar bin Khattab mendapatkan hidayah dari Allah swt. Bila melihat track record Sang Khalifah, begitu banyak kemulian yang terdapat pada dirinya, dan kita lebih mengenalnya sebagai seorang Pemimpin yang bisa dikatakan berhasil karena begitu banyak suri teladan yang baik dalam hal kepemimpinan yang ia contohkan, bagaimana ia mampu merencanakan dengan baik pemerintahannya, mengorganisir pembantu-pembantunya dengan benar dan melakukan pengontrolan secara tegas. Ia adalah Pemimpin umat yang sangat peduli dengan rakyatnya, ia juga pemimpin umat yang sangat tegas, sebagaimana kisah ketika ia melakukan hukuman cambuk kepada anak kandungnya sendiri yang terbukti melakukan zina.

dari sosok sang Khalifah Umar bin Khattab ku dapatkan keyword yaitu Pemimpin.

yupz ..pertanyaan pertamaku terjawab, Siapa Aku?

AKU ADALAH PEMIMPIN…

seiring dengan Hadits Rasulullah saw yang artinya, “Setiap kamu adalah Pemimpin, dan setiap kepemimpinanmu itu akan di mintai pertanggungjawaban.” (Mutafaq Alaih)

lalu pemimpin seperti apa aku, memimpin dimana aku, wallahualam...

2. Angka 78 ini terdapat di ujung nomor induk mahasiswaku dan nomor hp-ku (AS & 3) sedangkan di dalam Al-Qur’an itu adalah surah An-Naba yang artinya Berita Besar. Surah ini berisikan tentang ‘berita, kabar, informasi, maklumat’, yakni berita tentang akhir penciptaan. Tujuan utama surah ini menurut al-Biqa‘i adalah pembuktian tentang keniscayaan hari kiamat, yang merupakan suatu hal yang tidak dapat diragukan sedikit pun. Allah Sang Pencipta, di samping Maha Bijaksana dan Maha Kuasa, Dia juga mengatur dan mengendalikan manusia sesempurna mungkin.

Dari isi surah ini, kudapatkan keyword Hari Berbangkit/kiamat…

inipun menjawab pertanyaanku yang kedua, yakni Untuk apa aku hidup?
Bila di hubung-hubungkan, ini adalah peringatan diri bahwa akhir kehidupan akan ada satu bentuk pertanggungjawaban apakah telah sesuai dengan kehendak Sang Maha Sempurna atau belum. Dan kehendak dari Sang Maha Sempurna terdapat pada ayat Al-Qur’an dalam surat ke 51, surah Adz-Dzariyat yang artinya “tidak kuciptakan jin dan manusia melainkan untuk mengabdi kepada-Ku”.

Maka, untuk apa aku hidup adalah untuk mengabdi kepada Allah swt yang senantiasa di ingatkan Allah di setiap aktivitas kehidupanku melalui angka 78 yakni An-Naba (Berita Besar)…..

Pertanyaanku yang terakhir adalah Apa yang Dzat yang Maha Sempurna inginkan terhadapku?
untuk menjawab ini, maka ku coba melakukan terka-terkaan angka 20 & 78 dengan menambahkannya dan mengurangkan keduanya lalu di kaitkan dengan Al-Qur’an…

Percobaan pertama adalah menambahkan kedua angka tersebut, 78 + 20 maka di dapatlah angka 98, dalam Al-Qur’an adalah surah Al-Bayyinah yang artinya Bukit…dan
Percobaan kedua adalah mengurangkan kedua angka tersebut 78 – 20 maka di dapatlah angka 58, dalam Al-Qur’an adalah Al-Mujadilah yang artinya Wanita yang mengajukan gugatan…

Al-Bayyinah (Bukit) dan Al-Mujadilah (Wanita Yang Mengajukan Gugatan)….

apa maknanya ini?
Apa yang diinginkan Dzat yang Maha Sempurna terhadap ku?

3. Al-Bayyinah merupakan surah yang memerintahkan manusia untuk beribadah secara ikhlas sebagaimana di sampaikan dalam ayat ke 5 yang artinya, “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan (ikhlas) kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat, dan yang demikian itulah agama yang lurus.” (Q.S. Al-Bayyinah, 98)

itu artinya Allah mengharapkanku untuk beribadah secara ikhlas……

4. Al-Mujadilah merupakan surah yang salah satu isinya tentang ilmu pengetahuan, yakni tersirat dalam ayat 11 yang artinya..
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu, berlapang-lapanglah dalam majelis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu.Dan apabila dikatakan, berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al Mujadilah: 11)

Secara tidak langsung Allah mengharapkanku untuk menjadi seseorang yang berilmu dan giat mencari ilmu….

sehingga, kesimpulan yang kudapatkan adalah…
1. SIAPA AKU, BAHWA AKU ADALAH PEMIMPIN
2. UNTUK APA AKU HIDUP, ADALAH MENGINGAT PEMILIK HARI KEBANGKITAN
3. APA YANG ALLAH INGINKAN TERHADAPKU? ALLAH INGINKAN AKU UNTUK BERAMAL SECARA IKHLAS DAN SENANTIASA GIAT UNTUK MENCARI ILMU……

One thought on “Siapa Aku, Untuk Apa Aku Hidup dan Apa yang Allah inginkan terhadapku?

  1. Pengen Liburan sambil belajar Bahsa Inggris yuk ke Elfast English Course Kampung Inggris Pare kediri menyediakan Program Speaking,Grammar,Pre TOEFL ITP,TOEFL IBT,TOEFL ITP,IELTS dan Camp english area, TOEFL CAMP info lebih lanjut :
    http://www.elfast-pare.com
    Twitter : @elfastcourse
    LIke FanPage : Elfast English Course
    0354 399844
    Jln Kemuning Kampung Inggris Pare Kediri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s