Apa Itu Ekonomi Syariah?

Assalamu’alaikum  Wr.  Wb.  Belakangan  ini  saya  sering mendengar banyak lembaga ekonomi yang di belakangnya di embel-embeli syariah, seperi bank syariah, asuransi syariah, pegadaian  syariah,  yang  ingin  saya  tanyakan  adalah  apa sebenarnya  ekonomi  syariah  itu  ?  Jazakumullah  Khairan Katsira atas jawabannya. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.zakat-dan-tujuan-ekonomi-islamJawab :

Wa’alaikumussalam Wr. Wb.

Memang benar sekarang ini sudah menjamur lembaga-lembaga ekonomi yang berbasis syariah dan untuk membedakannya dengan  lembaga  konvensional,  maka  di  belakang  lembaga tersebut  diberi  tambahan  kata  Syariah.  Sebelum  lebih  jauh masuk kepada masing-masing lembaga ekonomi tersebut ada baiknya  kami  menjelaskan  dahulu tentang apa  itu  ekonomi syariah secara umum.

Ekonomi  Islam  atau  lebih  dikenal  dengan  ekonomi  syariah merupakan  cabang  ilmu  pengetahuan  yang  membantu mewujudkan  kesejahteraan  manusia  melalui  alokasi  dan distribusi sumber daya yang langka sesuai dengan maqashid, tanpa  mengekang  kebebasan  individu  secara  berlebihan, menimbulkan ketidakseimbangan makro ekonomi dan ekologi atau melemahkan keluarga dan solidaritas sosial dan jalinan moral  dari  masyarakat.  Ekonomi  syariah  sebagai  ilmu  yang mempelajari  perilaku  muslim  (yang  beriman)  dalam  suatu masyarakat  Islam  dengan  mengikuti  Al-Qur’an,  Hadis  Nabi Muhammad SAW, ijma , dan  qiyas.

Segala  Aturan  yang  Allah  Swt  turunkan  dalam  sistem  Islam mengarah  pada  tercapainya  kebaikan,  kesejahteraan, keutamaan  serta  menghapukan  kejahatan,  kesengsaraan, kerugian pada seluruh ciptaan-Nya. Demikian pula dalamhal ekonomi, tujuannya adalah membantu manusia mencapai kemenangan di dunia dan di akhirat. Seorang fuqaha asal Mesir yakni Prof. Muhammad Abu Zahrah mengatakan ada 3 sasaran hukum Islam yang menunjukkan Syariat Islam diturunkan sebagai rahmat bagi seluruh umat manusia. 3 sasaran itu antara lain :

  1. Penyucian jiwa agar setiap muslim bisa menjadi sumber kebaikan bagi masyarakat dan lingkungannya.
  2. Tegaknya  keadilan  dalam  masyakat.  Keadilan  yang dimaksud mencakup aspek kehidupan di bidang hukum, muamalah.
  3. Tercapainya maslahah (merupakan puncaknya)

Para  ulama  menyepakati  bahwa  maslahah  yang  menjadi puncak sasaran di atas meliputi 5 jaminan dasar, yakni :

  • Keselamatan keyakinan agama ( al-din)
  • Keselamatan jiwa (al-nafs )
  • Keselamatan akal (al-aql)
  • Keselamatan keluarga dan keturunan (al-nafsl)
  •  Keselamatan harta benda (al-mal )

Ada enam prinsip penting dalam ekonomi syariah, yaitu :

  1. Berbagai jenis sumberdaya dipandang sebagai pemberian atau titipan Allah Swt kepada manusia.
  2. Islam  mengakui  pemilikan  pribadi  dalam  batas-batas tertentu,
  3. Kekuatan penggerak utama ekonomi Islam adalah kerja sama.
  4. Ekonomi  Islam  menolak  terjadinya  akumulasi  kekayaan yang dikuasai oleh segelintir orang saja.
  5. Ekonomi  Islam  menjamin  pemilikan  masyarakat  dan penggunaannya direncanakan untuk kepentingan banyak orang.
  6. Seorang  Muslim  harus  takut  kepada  Allah  Swt  dan  hari penentuan di akhirat nanti.

Lembaga melakukan aktivitas ekonomi syariah ini, diantaranya adalah  Perbankan  Syariah,  Asuransi  Syariah,  Pasar  Modal Syariah, Konsumsi produk halal, Aktivitas sosial yang berupa pemberian zakat, infaq, shadaqah, dan wakaf.

Demikian  penjelasan  dari  kami,  semoga  bermanfaat  dan memberikan  pemahaman  yang  lebih  mendalam  kepada tentang ekonomi syariah.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Sumber : Copas dari E-Book “Tanya Jawab Ekonomi Syariah” karya M. Nadratuzzaman Hosen dan AM. Hasan Ali tahun 2007 yang diterbitkan oleh Pusat Komunikasi Ekonomi Syariah (pkes publishing) Jakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s